TEKNOLOGI PENGANTAR GAME : VIRTUAL REALITY

Rabu, 14 Mei 2014
VIRTUAL REALITY



·         Pengertian VR
Virtual reality adalah teknologi yang memungkinkan seseorang melakukan simulasi terhadap suatu objek nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana tiga dimensi (3-D) sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara fisik. Sistem seperti ini dapat digunakan untuk peramu obat, arsitek, pekerja medis, dan bahkan orang awam untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang meniru dunia nyata. Sebagai contoh, pilot dapat menggunakan sistem virtual reality untuk melakukan simulasi penerbangan sebelum melakukan penerbangan yang sesungguhnya.
Ø  Peranti Virtual Reality
Untuk mewujudkan suasana yang menyerupai dunia nyata, virtual reality menggunakan peralatan-peralatan yang dinamakan glove, headset, dan walker. Glove adalah peranti masukan yang dapat menangkap gerakan tangan dan mengirimkan informasi gerakan ke sistem virtual reality. Headset adalah peranti yang berfungsi untuk memonitor gerakan kepala. Selain itu, peranti inilah yang memberikan pandangan lingkungan yang semu kepada pemakai sehingga seolah-olah pemakai melihat dunia nyata. Walker adalah peralatan yang dimaksudkan untuk memantau gerakan kaki. Peralatan ini dapat digunakan untuk mengatur kaki pemakai agar merasakan beban seperti kalau melangkah dalam dunia nyata. Sebagai contoh, kaki akan terasa berat untuk melangkah ketika pemakai sedang menghadapi dunia semu berupa rawa atau medan berlumpur.
Ø  Cara Kerja Virtual Reality
Cara kerja sistem virtual reality pada prinsipnya adalah seperti berikut. Pemakai melihat suatu dunia semu, yang sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis. Melalui perangkat headphone atau speaker, pemakai dapat mendengar suara yang realistis. Melalui headset, glove dan walker, semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolah merasakan sedang berada pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis.
Ø  Konsep dan Perkembangan Virtual Reality
Istilah Realitas maya tidak pasti asalnya. Pengembang realitas maya,Jaron Lanier mengakui bahwa ia menggunakan istilah itu pertama kali dan ada istilah yang terkait digunakan oleh Myron Krueger adalah “kenyataan tiruan“ telah digunakan sejak 1970.Virtual Reality sering digunakan untuk menggambarkan berbagai aplikasi, umumnya terkait dengan mendalam,sangat visual,3D lingkungan.

CAD pengembangan perangkat lunak,akselerasi perangkat keras grafik,kepala-mount display,sarung tangan database dan miniaturisasi telah membantu mempopulerkan gagasan.Dalam buku The Metaphysics of Virtual Reality,Michael R. Heim mengidentifikasi tujuh konsep yang berbeda Virtual Reality yaitu :
§  Simulasi
§  Interaksi
§  Kepalsuan
§  Imersi
§  Tele Presence
§  Seluruh Tubuh Imersi
§  Jaringan Komunikasi

Untuk memasuki Virtual Reality,pengguna mengenakan sarung tangan khusus,earphone,dan kacamata khusus yang terhubung dengan komputer dan sistem yang di dalamnya. Melalui cara ini,setidaknya tiga indera tubuh kita terkontrol oleh komputer. Untuk hasil yang lebih baik,biasanya piranti Virtual Reality ini juga memonitor apa yang dilakukan user. Misalnya kacamata yang mengontrol pergerakkan bola mata pengguna dan meresponnya dengan mengirim masukkan video yang baru. Virtual Reality kadang digunakan untuk menyebut dunia virtual yang disajikan ke dalam komputer,seperti pada berbagai macam game permainan komputer yang kini marak perkembangannya,meskipun hanya berbasis representasi teks,suara dan grafis.
Ø  Syarat yang harus ada dalam VR/VE

§  Gambar/ grafis/ penglihatan 3-D yang nyata menurut perspektif penglihatan pengguna.
§  Kemampuan untuk mendeteksi gerakan-gerakan pengguna, seperti gerakan kepala dan arah bola mata, untuk menyesuaikan grafis yang dihasilkan supaya menyesuaikan perubahan “dunia” 3-Dnya.
·         Keterkatian VR
Virtual Reality sangat erat kaitannya dengan teknologi game, karena dengan game lahVR ini dapat implementasikan dengan jelas dan menarik. Lewat game, Virtual Reality dapat mengubah cara seseorang berinteraksi dan bersosial di masa depan. Namun selain dalam Game, VR juga banyak diimplementasikan di bidang lainnya, seperti militer, untuk simulasi terjun payung, pesawat, dan juga pada bidang lainnya. Teknologi VR ini mempunyai banyak dampak positif, tapi ada juga beberapa dampak negatifnya, seperti dapat mengurangi seseorang dalam berinteraksi secara nyata.
Efek Negatif dan Kekurangan Virtual Reality
Ø  Kekurangan:
§  Isolasi pribadi
§  Kurangnya interaksi dengan dunia nyata dan orang lain
§  Pengangguran meningkat
Ø  Efek Negatif:
§  Orang yang menggunakan virtual reality sering mengalami gangguan yang disebut cybersickness (Haag, Cummings, dan Dawkin, 2000, hal. 294).
§  Penderita akan merasakan ketegangan mata dan bahkan disertai rasa pusing. Kadang-kadang penderita terbawa pada suasana semu yang diciptakan oleh sistem virtual reality walaupun ia telah kembali ke dunia nyata.

·         Contoh game VR
Terdapat berbagai macam game yang saat ini sudah menggunakan teknologi Virtual Reality, beberapa diantaranya adalah seperti contoh di bawah ini :

§  Tennis : Nintendo Wii


§  Project Natal : Xbox


§  Game FPS : Oculus Rift


·         Virtual Reality Changes The World
Ada sebuah istilah yang menyatakan bahwa “Virtual Reality Changes The World”, dan saya setuju dengan pernyataan tersebut. Karena menurut saya, dengan teknologi Virtual Raelity yang ada saat ini, sudah dapat mengubah cara berinteraksi dan bersosial. Mulai dari pertemuan, meeting, kerja, bermain, semuanya dapat dilakukan dengan teknologi VR. Bahkan menurut saya Virtual Reality lebih dari sekedar mengubah dunia, tapi membawa dunia yang baru. Dunia virtual yang dapat memudahkan semua aktifitas manusia, juga dapat mengurangi pola kehidupannya. Maka dari itu, menurut saya, Virtual Raelity merupakan salah satu teknologi paling luar biasa abad ini, yang membawa begitu banyak dampak positif, dan juga terdapat dampak negatifnya.


Sumber :
§  http://fitriansyah76.wordpress.com/2008/12/03/virtual-reality/
§  http://yanceqalam.wordpress.com/2013/10/13/virtual-reality-vr-peg-tek-internet-dan-new-media/
§  http://io9.com/5288859/7-virtual-reality-technologies-that-actually-work

PERKEMBANGAN CONSOLE GAME

Selasa, 06 Mei 2014


·         PENGENALAN GAME

Ø  Game (Permainan)
Game (Permainan)merupakan sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang, mengisi waktu luang, atau berolahraga dan santai. Permainan biasanya dilakukan sendiri atau bersama-sama.
Ø  Permainan Video
Permainan video (bahasa Inggris: video game) adalah permainan yang menggunakan interaksi antarmuka pengguna melalui gambar yang dihasilkan oleh piranti video. Permainan video umumnya menyediakan system penghargaan–misalnya skor–yang dihitung berdasarkan tingkat keberhasilan yang dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada di dalam permainan. Sistem elektronik yang digunakan untuk menjalankan permainan video disebut platform, contohnya adalah komputer pribadi dan konsol permainan.
Ø  Konsol Permainan


Konsol permainan atau Game Console adalah sebuah mesin elektronik yang dirancang khusus untuk memainkan permainan video. Perangkat keluarannya biasa berupa monitor komputer atau televisi. Alat masukan utamanya berupa sebuah pengendali. Konsol permainan yang pertama kali dibuat adalah Atari, kemudian dilanjutkan dengan Nintendo yang sukses pada tahun 1985-1989. Konsol permainan modern sekarang ini antara lain adalah Playstation buatan perusahaan Sony. Untuk Console yang berbentuk kecil dan dapat dibawah kemana-mana biasa disebut Portable Console.

Game Console telah berkembang semakin pesat, namun perkembangan itu bukan tanpa proses. Ada beberapa generasi game comsole dari waktu ke waktu seperti yang akan coba dijelaskan di bawah ini :
1.      Generasi Pertama
Pada tahun 1966, videogame mulai memasuki babak awal perkembangannya. Ide-ide kreatif bermunculan, dan sebagian besar dimotori oleh mahasiswa-mahasiswa yang menghabiskan waktu luangnya dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi di kampus. Konsol game Baer yang prototipenya diberi nama Brown Box, kemudian meluncur dengan nama Magnavox Odyssey (Mei 1972), berisi 16 game built-in yang dapat diganti-ganti dengan menggunakan sebuah switch. Terjual sampai 200.000 unit, Magnavox Odyssey tercatat sebagai konsol videogame pertama di dunia.


1.      Generasi Kedua
Dalam sejarah komputer dan video game, generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit era) dimulai pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced Programmable Video sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona konsol game adalah konsol game ATARI ,di antaranya adalah: Fairchild Channel F,Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2 , Atari 5200.

1.      Generasi Ketiga
Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepang Family Computer tau lebih dikenal dengan nama FAMICOM (kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit processor, pada akhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi label oleh mereka “bit”. . Di Amerika Serikat, generasi ini di game ini terutama didominasi oleh NES / Famicom. Di era ini pulalah terjadi perang konsol game yang pertama antara perusahaan konsol Nintendo dengan SEGA.


1.      Generasi Keempat
Generasi ini disebut-sebut sebagai "jaman emas" dalam dunia video game. Masa di mana konsol 16-bit muncul dan membawa perubahan drastis pada grafik, tata suara, dan gameplay. Era ini juga kian memanas saat terjadinya persaingan seru antara Sega dan Nintendo. Pada tahun 1990, Sega menggelontorkan Sega Megadrive/Genesis, konsol 16-bit yang memukau perhatian pecinta game, khususnya Amerika.Selanjutnya, Sega merilis game yang akhirnya menjadi maskot Sega, Sonic the Hedgehog (1991). Game ini lagi-lagi mencengangkan para pecinta game, karena game tersebut memiliki grafik dan tata suara yang kualitasnya jauh di atas Super Mario Bros yang merupakan game buatan Nintendo.


1.      Generasi Kelima
Era 32-bit dan 64-bit ini diawali dengan penyelenggaraan Electronic Entertainment Expo (E3) untuk pertama kalinya di Los Angeles Convention Center. Inilah ajang hiburan dan game terbesar di Amerika yang masih terus diadakan hingga sekarang. Selanjutnya, Sony merilis Sony PlayStation (1995), diikuti dengan Nintendo 64 (1996). Untuk kali ini, persaingan dimenangkan Sony karena Nintendo memutuskan untuk tidak meng-upgrade ke CD-ROM dan tetap menggunakan cartridge. Tentu saja developer lebih melirik CD-ROM, karena biaya produksi lebih murah dan kapasitas penyimpanan lebih besar.Sega pun merilis Sega Saturn, konsol game yang juga berbasis CD-ROM dan memiliki delapan prosesor. Sayang, konsol ini harus tersingkirkan oleh dominasi Nintendo dan Sony.


1.      Generasi Keenam
Generasi keenam dibuka dengan peluncuran konsol terakhir Sega, Dreamcast (1999). Konsol unik ini memiliki fitur game online, dan merupakan konsol game 128-bit pertama. Sayang, Sega gulung tikar dan memutuskan untuk hengkang dari dunia konsol game dua tahun berikutnya. Pada tahun 2001, Sony menggeber PS2, disusul Nintendo dengan GameCube-nya. Kali ini, keduanya menuai kesuksesan yang hampir berimbang, meskipun PS2 masih menduduki peringkat teratas. Pada era ini, Nintendo juga mengeluarkan dua konsol genggam, yaitu Gameboy Advance, dan Nintendo DS, handheld terbaru Nintendo yang berlayar ganda dan memiliki fitur online serta touch sensitive.Sony pun mengeluarkan versi ekonomis dari PS, yaitu PSone. Lalu, mereka memproduksi handheld pertamanya, PlayStation Portable (PSP) yang hingga saat ini terus membayangi kesuksesan Nintendo DS.

1.      Generasi Ketujuh
Perkembangan video game kini telah masuk ke generasi ketujuh. Microsoft telah menggeber XBox 360, sementara itu Sony dan Nintendo dengan PS3 dan Wii. Tak diragukan lagi kalau ketiganya adalah konsol terbaru dan tercanggih. di generasi ini konsole game memiliki grafis 3D yang sangat real. selain itu juga pada generasi ini konsole game juga menggunakan fitur-fitur yang ada di komputer, seperti wifi dan koneksi internet. sehingga memungkinkan masing-masing device saling terhubung dan para pengguna bisa bermain secara multiplayer walaupun terpisah ruang.


1.      Generasi Kedelapan
Nah, saat ini kita memasuki dunia konsol game generasi kedelapan, dimulai dari Nintendo, Wii U yakni penerus dari Nintendo Wii yang dirilis pada Q4 tahun 2012, lalu ada PlayStation 4 yang secara resmi diumumkan pada tanggal 20 Februari 2013 yang akan rilis pada Q4 tahun 2013, selanjutnya ada Microsoft yag mengumumkan penerus Xbox 360, yaitu Xbox One pada tanggal 21 Mei 2013, juga akan dirilis pada Q4 tahun 2013.





·         GENRE / JENIS DARI GAME KONSOL

1.      RPG (Role Playing Game)
RPG adalah salah satu game yg mengandung unsur experience atau leveling dalam gameplay nya. Biasanya dalam game ini kita memiliki kebebasan untuk menjelajah dunia game tersebut, dan kadang kala dalam beberapa game, kita dapat menentukan ending dari game tersebut RPG terbagi 2 : Action RPG & Turn Based RPG (Menunggu giliran kita untuk berjalan seperti Monopoly)

2.      FPS (First Person Shooting)
FPS adalah game yg tembak menembak yg memiliki ciri utamanya adalah penggunaan sudut pandang orang pertama yg membuat kita dibelakang senjata.

3.      TPS (Third Person Shooter )
TPS adalah game yg mirip dengan FPS yaitu memiliki gameplay tembakmenembak hanya saja sudut pandang yg digunakan dalam game ini adalah orang ketiga.

4.      Simulation
Simulasi Adalah genre yang mementingkan realisme. Segala faktor pada game ini sangat diperhatikan agar semirip didunia nyata. Segala nilai, material, referensi, dan faktor lainnya adalah berdasarkan dunia nyata.

5.      Arcade
Arcade game adalah genre game yang tidak terfokus pada cerita, melainkan hanya dimainkan untuk kejar-mengejar point / highscore.

6.      Fighting


Fighting adalah genre game bertarung. Seperti dalam arcade, pemain dapat mengeluarkan jurus-jurus ampuh dalam pertarungannya. Genre fighting biasanya one on one dalam sebuah arena yang sempit.



·         PERKEMBANGAN GRAFIK GAME KONSOL



Perkembangan games global semakin merajalela dengan hadirnya berbagai jendre yang menarik sehingga banyak dilirik para gamers diseluruh dunia, semua itu tak akan terjadi tanpa adanya proses dari masa kemasa yang dulu hanya berupa grafic sederhana, sampai akhirnya berkembang menjadi berbasis 3D,dan online. Di bawah ini merupakan beberapa contoh gambaran dari gfarik game konsol dari masa ke masa.




            

           

           

            

            

            

             

            


·         SARAN DAN PESAN

o   Untuk ditingkatkan lagi dari sisi Gameplay, dan tidak terlalu fokus pada grafik.
o   Diperjelas lagi batasan untuk setiap game yang dipublikasikan
o   Semoga para gamer dapat membedakan dampak positif dan negatif dari game yang dimainkannya.


·         SUMBER dan REFERENSI

o   http://zigafiles.blogspot.com/2013/05/pengenalan-jenis-jenis-genre-games.html
o   http://ilmuforfree.blogspot.com/2011/12/sejarah-perkembangan-konsol-game.html
o   http://www.kaskus.co.id/thread/51fb74b98327cf0664000007/sejarah-perkembangan-console-game
o   http://fantastic-modern.blogspot.com/2013/12/perkembangan-grafik-game-dari-masa-ke.html


TUGAS SISTEM BASIS DATA 2 : EERD

Rabu, 23 April 2014



ENHANCED  ENTITY  RELATIONSHIP DIAGRAM ( EERD )
PADA KASUS PERUSAHAAN JASA KURIR / EKSPEDISI

EERD adalah sebuah model berisi seluruh konsep ERD ditambah dengan konsep konsep yang berhubungan yaitu specialization dan generalization, model EERD menekankan pada superclass/subclass relationship yang  merupakan  hubungan antara superclass dan subclassnya. Dalam membuat sebuah EERD, ada 5 hal yang perlu diperhatikan, yaitu :

1.      Subclass
Subset dari suatu entity yang dikelompokkan dalam pengertian tertentu yang disajikan secara eksplisit  dengan kata lain subclass merupakan suatu entity  yang merupakan   anggota dari superclass tapi perannya berbeda.

2.      Superclass
Entity yang merupakan induk dari subclass-subclass atau merupakan suatu entity yang mempunyai subclass-subclass yang berbeda tapi harus dipresentasikan dalam model data.

3.      Generalization
Generalization adalah proses pendefinisian entitas-entitas yang disatukan menjadi entitas superclass tunggal dari entitas aslinya yang merupakan subclass istimewa. Proses generalization dapat dipandang sebagai kebalikan dari proses specialization.

4.      Specialization
Specialization adalah proses pendefinisian suatu himpunan subclass dari suatu entitas; entitas ini disebut superclass dari specialization. Himpunan subclass tsb membentuk specialization yang telah didefinisikan berdasarkan beberapa sifat/karakteristik yang istimewa dari suatu entitas pada suatu superclass yang menggambarkan perbedaan yang jelas antara entitas tersebut.

5.      Table
Untuk menjelaskan lebih spesifik Field dan Recod yang telah kita buat dari keempat point di atas.


Setelah mengetahui kelima point di atas, kami akan mencoba membuat EERD pada contoh kasus yang kami ambil, yaitu dalam sebuah perusahaan Jasa kurir/Pengiriman atau Ekspedisi.





SuperClass dan SubClass





Generalization dan Spesialization






Tabel



Nama Anggota Kelompok :



1. FAJAR AWALUDIN         ( 52411971 )
2. FRISKA MEILIANA         ( 52411971 )
3. RIANDA ZULHAMJANI  ( 56411103 )

Tugas Sistem Basis Data 2 : Jurnal Database

Kamis, 03 April 2014

Tugas Sistem Basis Data 2 : Jurnal Database
“ Mengembalikan Data Dengan Menggunakan Oracle Data Guard”



Di dalam dunia bisnis  peran IT sangatlah penting guna menunjang kelangsungan bisnis perusahaan tersebut. Penting bagi perusahaan untuk mengemplementasikan konsep high availability (HA) yang berguna untuk melindungi data-data yang merupakan aset terpenting perusahaan. Tujuan proyek akhir ini adalah membangun sistem disaster recovery yang mudah digunakan, murah, komprehensif, efektif, efisien, dan dapat diandalkan serta menjamin ketersediaan data. Dengan menggunakan Oracle Database hasil dari proyek akhir ini intinya berupa sistem Data Guard yang berfungsi melindungi data perusahaan tersebut dari kerusakan, bencana, failure, error, serta perawatan rutin yang menyebabkan database menjadi Down. Data Guard ini memungkinkan ketersedian datanya selama 24 jam per hari, 7 hari per minggu. Dalam sistem Data Guard terdapat dua macam Database, yaitu Database utama (primary Database) dan satu atau lebih Database cadangan (stanby Database) yang akan digunakan jika primary Database mengalami downtime.

Di setiap sistem database, kemungkinan terjadinya failureterhadap sistem dan perangkat keras selalu ada. Maka dari itu perlu mempersiapkan sistem backup untuk menjamin proses operasional harian yang penting bisa tetap berjalan, meskipun primary database sedang mengalami failure.

Berdasarkan survei dari Disaster Recovery Journal (DRJ) penyebab utama kerusakan data yang mengakibatkan sistem mengalami downtime yang tidak direncanakan itu berasal dari hardware and system error (49%), disusul oleh human error (36%), lalu computer viruses (7%), software corruption (4%), dan terakhir natural disaster (3%). Adapula downtime yang di rencanakan, seperti perubahan data, perubahan sistem, perawatan rutin, serta pengembangan sistem.
       
Business Continuity Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP) adalah dua hal yang sangat penting dalam proses bisnis. Secara umum tujuan dari BCP dan DRP adalah menjaga bisnis tetap beroperasi meskipun ada gangguan dan menyelamatkan sistem informasi dari dampak bencana lebih lanjut.

BCP adalah proses otomatis ataupun manual yang dirancang untuk mengurangi fungsi-fungsi penting organisasi, sehingga menjamin kontinuitas layanan bagi operasi yang penting. DRP adalah prosedur yang dijalankan saat BCP berlangsung berupa langkah-langkah untuk penyelamatan dan pemulihan (recovery) khususnya terhadap fasilitas IT dan sistem informasi serta database. Proses perencanaan suatu DRP akan melindungi organisasi dari kegagalan layanan komputer utama, meminimalisasi risiko organisasi terhadap delay dalam penundaan layanan, menjamin keandalan sistem yang tersedia melalui pengujian dan simulasi, serta meminimalisasi pengambilan keputusan olehmanusia selama bencana.

Konsep Oracle Data Guard dapat menjamin high availability, data protection, dan disaster recovery bagi data perusahaan. Jika production database mengalami downtime karena sebab tertentu, maka Data Guard             akan mengalihkan tugas dan fungsinyakepada stanby database, sehingga downtime dapat di minimalisir. Dengan Data Guar, administrator juga dapat dengan bebas meningkatkan performance dari production database dengan menyerahkan backup dan operasi reporting kepada stanby database.

Oracle database beroperasi pada salah satu dari dua role, yaitu primary dan stanby. Dengan Data Guard role dapat diubah dengan melakukan operasi switchover atau failover. Switchover adalah operasi penukaran role antara  primary database dengan salah satu dari stanby database. Biasanya dilakukan untuk alasan perawatan rutin atau perawatan lain yang telah direncanakan. Operasi ini menjamin tidak ada data yang hilang. Selama switchoveri, primary database beroperasi pada stanby role dan stanby database beroperasi pada primary role.

Operasi failover dilakukan hanya pada saat primary database mengalami downtime yang tidak direncanakan. Misalnya terjadi Hardware failure atau bencana alam. Operasi ini membuat stanby database beroperasi pada primary role. Database  administrator dapat melakukan konfigurasi agar Data Guard dapat menjamin tidak ada data yang hilang.

Data Guard Broker adalah manajemen framework terdistribusi yang digunakan untuk mengotomatisasi pembuatan, pengelolaan, dan pengawasan sistem Data Guard. Data Guard Broker secara logis mengelompokkan primary dan stanby database dalam sebuah broker configuration sehingga keduanya dapat dikelolabersama sebagai unit yang terintregrasi. Manajemen broker configuration dapat dilakukan baik secara local maupun remote dengan Oracle Enterprise Manager Grid Control graphical user interface (GUI) atau Data Guard command-line interface (DGMGRL).

Oracle Data Guard menyediakan tiga jenis mode proteksi yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi yang paling cocok dengan kriteria masing-masing mode. Mode proteksi pertama adalah maximum protection. Mode ini menjamin tidak ada data yang hilang jika primary database mengalami downtime. Mode proteksi kedua adalah  maximum availability yang mampu menyediakan perlindungan data level tinggi tanpa menggangu atau membahayakan availabilitas dari primary database. Mode proteksi ketiga adalah maximum performance yang merupakan mode default, juga menyediakan perlindungan data level tinggi tanpa mempengaruhi performance dari primary database.

  Perbedaan metode Recovery Data Guard dengan cara konvensioanal. Proses recovery konvensional pada dasarnya terdiri dari backup, restoration, serta recovery. Dibutuhkan langkah yang panjang untuk melakukan ketiga proses tersebut. Sementara Oracle Data Guard menawarkan metode recovery yang lebih sederhana dan mudah. Pada proses ini cukup melakukan satu kali konfigurasi yang dilakukan di awal, yaitu pada saat sistem data Guard dibangun. Proses backup dilakukan secara otomatis dengan pengiriman redo data. Ketika terjadi failure, tidak perlu melakukan proses restorasi dan recovery seperti cara konvensional. Data Guard hanya tinggal melakukan proses switchover atau failover.

Perencanaan sistem dalam proyek ini diasumsikan bahwa DBA     dari PENS-ITS memutuskan untuk mengimplementasikan Oracle Data Guard guna melindungi Oracle database institusi tersebut. Manajemen sistem data Guard dilakukan dengan menggunakan perintah-perintah SQL baik melalui Enterprise Manager Grid Control maupun melalui SQL*Plus. Untuk merealisasikan hal tersebut dibuat satu primary database dan satu stanby database. Setelah itu dilakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap konfigurasi yang kemudian diberlakukan mode proteksi maximum availability yang mampu menyediakan proteksi data pada tingkat yang paling tinggi tanpa membahayakan primary database. Lalu hal terakhir yang perlu dilakukan adalah menguji sistem dengan cara menambahkan datafile pada primary database serta memasukkan data baru pada salah satu tabel dalah skema HR. Apabila pada stanby database terdapat data yang baru saja dimasukkan melalui primary database, maka sistem Data Guard dapat dikatakan berhasil dibangun. Semua cara pelaksanaan pembangunan telah dijelaskan di dalam jurnal.

Dalam proses penelitian yang dilakukan, penyusun mengalami kesulitan pada saat mengatur konfigurasi, terutama saat mengintegrasikan primary server dengan stanby server. Namun setelah kedua server tersambung dan dapat berkomunikasi, konfigurasi menjadi lebih mudah. Setelah seluruh konfigurasi telah dilakukan dan sistem Data Guard berhasil dibangun, manajemen dan penggunaan sistem ternyata mudah, sederhana dan cukup user-friendly.


Kesimpulan yang dapat kami simpulkan dari percobaan dan analisa artikel di atas kami jabarkan dalam beberapa point di bawah ini :


1. Oracle Data Guard adalah suatu infrastruktur yang digunakan sebagai database cadangan atau secondary database yang digunakan apabila terdapat masalah pada database utama.

2.  ODG juga mempunyai banyak keuntungan seperti dapat melindungi data secara menyeluruh, otomatis, dan fleksibel dalam proteksi datanya.

3.  Implementasi sistem Data Guard terbagi menjadi dua bagian, yaitu pembuatan dan penggunaan. Proses pembuatan dilakukan dengan hati-hati karena cukup rumit. Kesalahan pada proses ini dapat berakibat buruk pada kinerja sistem. Namun setelah pembuatan berhasil, pengguna dan manajemen sistem sangat nudah dan sederhana terutama dalam hal recovery data.


4. Metode recovery Data Guard dapat menggantikan metode recovery konvensional yang menghabiskan banyak waktu. Dengan Data Guard, downtime dapat diminimalisir hingga kurang dari 10 detik.


5.  Penggunaan Data Guard Broker sangat membantu dalam pengelolaan sistem, karena dapat di kontrol ssecara terpusat melalui satu interface,


6.   Data Guard merupakan solusi yang murah tetapi tetap efektif dan dapat diandalkan untuk menjamin ketersediaan data.


Referensi Jurnal : http://repo.eepis-its.edu/734/1/1010.pdf

Anggota Kelompok :

·        Fajar J.
·        Friska M.
·        Rianda Zulhamjani

KELAS : 3IA14
.

 

by blogonol
Free Fire Pointer Blue Cursors at www.totallyfreecursors.com