PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA

Jumat, 24 Oktober 2014
Kelompok 2   :   1. Dimas Ibrahim                                  52411116      
                             2. Rianda Zulahamjani                        56411103   
                             3. Janu Prihartini                                 53411785
                             4. M. Rahman Darmawan                   54411217    
                             5. Kintan Yulanda                               54411005          
                             6. Yoel Elbin Samuel Nababan           57411515   
                             7. Ferina Caessari Widodo                  52411832    
                             8. Bayu Yonar                                      51411449
                             9. Riko Arfian                                      56411212
                           10. Rizqi Nur Herdiyanto                       56411413

Regulasi dan Aturan Membuat Perusahaan
                oleh  :   1. Dimas Ibrahim                                  52411116
                                  ( http://dims-ibrahims.blogspot.com/  )   
                              2. Rianda Zulahamjani                        56411103
                                  ( http://bungkusanilmu.blogspot.com/ )
                              3. Janu Prihartini                                  53411785
                                  ( http://januparindurii.blogspot.com/   )


Jenis-jenis perusahaan, antara lain   :

1. Usaha Perseorangan
Seluruh modal dari perusahaan jenis ini hanya dimiliki oleh satu orang saja, sehingga tanggung jawabnya pun dibebankan kepada satu orang saja, yaitu pemilik modal selaku pengusaha tunggal. Adapun orang lain yang terlibat dalam perusahaan ini hanya sebatas membantu pengusaha berdasarkan perjanjian kerja atau pemberian kuasa.

2. Firma (Fa)
Persekutuan antara dua orang atau lebih dengan bersama untuk melaksanakan usaha, umumnya dibentuk oleh orang-orang yang memiliki keahlian sama atau seprofesi dengan tanggungjawab masing-masing anggota tidak terbatas, laba ataupun kerugian akan ditanggung bersama.

3. Perseroan Komanditer (CV)
Bentuk badan usaha CV adalah bentuk perusahaan kedua setelah PT yang paling banyak digunakan para pelaku bisnis untuk menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Namun tidak semua bidang usaha dapat dijalankan Perseroan Komanditer (CV), hal ini mengingat adanya beberapa bidang usaha tertentu yang diatur secara khusus dan hanya dapat dilakukan oleh badan usaha Perseroan Terbatas (PT).

4. Perseroan Terbatas Negara (Persero)
Bentuk badan usaha PT adalah bentuk perusahaan yang paling populer dalam bisnis dan paling banyak digunakan oleh para pelaku bisnis di Indonesia dalam menjalankan kegiatan usaha diberbagai bidang. Selain memiliki landasan huk um yang jelas seperti yang diatur dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang PERSEROAN TERBATAS bentuk PT ini juga dirasakan lebih menjaga keamanan para pemegang saham/pemilik modal dalam berusaha.

5. Perusahaan Negara Umum (PERUM)
Perusahaan umum atau disingkat perum adalah perusahaan unit bisnis negara yang seluruh modal dan kepemilikan dikuasai oleh pemerintah dengan tujuan untuk memberikan penyediaan barang dan jasa publik yang baik demi melayani masyarakat umum serta mengejar keuntungan berdasarkan prinsip pengolahan perusahaan.Organ Perum yaitu dewan pengawas, menteri dan direksi.Contoh perum / perusahaan umum yakni : Perum Peruri / PNRI (Percetakan Negara RI), Perum Perhutani, Perum Damri, Perum Pegadaian, dll.

6. Koperasi
Merupakan perkumpulan orang orang termasuk badan hukum yang mempunyai kepentingan dan tujuan yang sama. Kerugian dan keuntungan ditanggung dan dinikmati bersama secara adil. Pengawasan dilakukan oleh anggota. Mempunyai sifat saling tolong menolong.

7. Yayasan
Yayasan adalah suatu badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan, didirikan dengan memperhatikan persyaratan formal yang ditentukan dalam undang-undang. Di Indonesia, yayasan diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan.



Syarat-syarat yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum mendirikan perusahaan antara lain :

Pertama, membuat akte perusahaan ke notaris
Karena perusahaan berbadan hukum maka sangat mutlak perlu membuat akte perusahaan Anda ke notaris. Biasanya akte ini berisi informasi tentang nama perusahaan, bergerak di bidang apa, nama para pemilik modal, pengurus perusahaan seperti siapa direktur utama, direktur, dan para komisaris.
Kedua, mendapatkan Surat Keterangan Domisili Usaha
Ini Anda dapatkan dari kantor kelurahan atau kantor kepala desa di mana perusahaan Anda berdomisili. Berdasarkan surat ini, Camat mengeluarkan surat keterangan yang sama.
Untuk mendapatkan surat keterangan domisili, Anda memerlukan salinan akte perusahaan Anda. Biasanya Anda dipungut biaya administrasi. Biaya administrasi ini bervariasi dari satu kelurahan kelurahan lain kelurahan.
Ketiga, mengurus NPWP perusahaan
Untuk mendirikan perusahaan, NPWP perusahaan adalah mutlak. Untuk mendapatkan NPWP, Anda memerlukan salinan akte perusahaan dan surat keterangan domisili. Biasanya pembuatan NPWP hanya butuh kira-kira 2 jam. Bila Anda memasukkan berkas di pagi hari ke kantor pajak, Anda sudah mendapatkannya di siang hari. Selain itu, tidak ada biaya administrasi yang perlu Anda bayar.
Keempat, mendapatkan Surat Keputusan pendirian perusahaan dari


Departemen Hukum dan HAM

Ini biasanya diurus oleh notaris Anda. Notaris biasanya menyerahkan salinan akte perusahaan, Surat Keterangan Domisili dan NPWP perusahaan Anda untuk mendapatkan SK perusahaan.
Kelima, mengurus SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
SIUP merupakan bagian dari proses mendirikan perusahaan agar perusahaan bisa beroperasi. Mengurus SIUP relatif sama di berbagai tempat.
Persyaratan untuk mendapatkan SIUP adalah sebagai berikut  :

    1. Mengisi Formulir pengajuan SIUP dengan materai
    2. Fotocopy KTP penanggung jawab perusahaan (Direktur Utama/Direktur)
    3. Pas Photo Direktur Utama/Direktur (berwarna dan berukuran 3×4 sebanyak 2 lembar)
    4. Fotocopy NPWP Direktur Utama/Direktur
    5. Surat Keterangan Domisili Usaha
    6. Fotocopy izin tertentu untuk usaha-usaha tertentu
    7. Fotocopy akte pendirian dan pengesahannya (SK dari Departemen Hukum dan HAM)
    8. Surat Kuasa bila pengurusan dikuasakan (dengan materai Rp6000) dan KTP yang diberi kuasa

Keenam, mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
TDP merupakan bagian dari proses mendirikan perusahaan. Persyaratannya relatif sama untuk berbagai daerah.
Persyaratan untuk mendapatkan TDP adalah sebagai berikut   :

    1. Mengisi Formulir pengajuan TDP dengan materai
    2.  Fotocopy KTP penanggung jawab perusahaan (Direktur Utama/Direktur)
    3. Pas Photo Direktur Utama/Direktur (berwarna dan berukuran 3×4 sebanyak 2 lembar)
    4. Fotofcopy PWP Direktur Utama/Direktur
    5. Surat Keterangan Domisili Usaha
    6. Fotocopy izin tertentu untuk usaha-usaha tertentu
    7. Fotocopy akte pendirian dan pengesahannya (SK dari Departemen Hukum dan HAM)
    8. Surat Kuasa bila pengurusan dikuasakan (dengan materai Rp6.000) dan KTP yang diberi kuasa

Berikut adalah dokumen dan informasi yang perlu disiapkan bila Anda mau mendirikan perusahaan.
Berikut adalah dokumen-dokumen dan informasi tersebut :

    1. Nama Perusahaan (Anda siapkan 2 atau 3 nama perusahaan bila pilihan pertama ditolak Departemen Hukum dan Ham)
    2. Bidang Usaha yang Digeluti
    3. Nama-Nama Pemilik Modal (Minimal Dua Orang)
    4. Klasifikasi Usaha: Kecil (Rp51 Juta – Rp500 Juta), Menengah (Rp501 Juta – Rp10 M), Besar (Di atas 10 M)
    5. Persentase Kepemilikan Modal
    6. Nama Direktur Utama/Direktur (Pimpinan Tertinggi Perusahaan)
    7. Copy KTP Pemilik Modal
    8. Kartu Keluarga (bila Direktur Utama/Direktur adalah perempuan)
    9. NPWP Direktur Utama/Direktur
    10. Foto Direktur/Direktur Utama ukuran 3×4 2 lembar (4×6 2 lembar untuk wilayah Bogor)
    11. Surat Keterangan Domisili Usaha
    12. Copy Bukti Surat Kepemilikan Tempat Usaha dan PBB atau Bukti Sewa-Menyewa Tempat Usaha
    13. Nomor Telepon Perusahaan
    14. Denah Lokasi Tempat Usaha (Bila Perusahaan menjadi PKP (Perusahaan Kena Pajak)

Itulah beberapa dokumen umum yang perlu Anda persiapkan sebagai syarat pendirian perusahaan sebelum Anda mendapatkan akte perusahaan, NPWP perusahaan, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan).


Sumber  :
http://olga260991.wordpress.com/2009/11/23/bentuk-bentuk-perusahaan/
http://rullyyy.wordpress.com/2013/10/22/syarat-mendirikan-perusahaan-dan-mendapatkan-siup/

PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA

Selasa, 30 September 2014
Perencanaan Bisnis Saya Dalam Bidang Teknologi Informasi



          Dalam rangka menyelesaikan tugas softskill pertemuan pertama, saya ditugaskan untuk membuat sebuah perencanaan bisnis yang akan saya tekuni dalam bidang teknologi informasi dan menjelaskan persiapan apa saja yang sudah dan akan saya persiapkan. Saya tertarik tertarik untuk membangun sebuah bisnis software house atau penyedia jasa pembuatan software, baik perusahaan maupun personal. Saya tertarik dengan bidang ini karena menurut saya ini adalah salah satu bisnis yagn sedang berkembang saat ini. Selain itu dengan membangun sebuah software house, maka saya dapat bekerjasama dengan banyak orang, dan itu dapat menambah wawasan dan pengetahuan saya. Saya membagi perencanaan saya ini menjadi 3 tahapan, yaitu sekarang sampai jangka pendek, jangka menengah, dah goal akhirnya atau jangka panjang. Untuk lebih jelasnya saya akan mencoba menjelaskannya lebih lanjut.

·        Jangka Pendek ( Sekarang )

Untuk saat ini, persiapan yang sudah saya siapkan adalah membentuk sebuah tim, yang terdiri dari 4 orang, dan kebetulan salah satunya adalah teman kelas saya. Kami mencoba membagi tugas sesuai minat dan keahlian masing – masing. Ada yang bagian Programing, Database, Design Interface, dan saya sendiri berugas untuk mencari pasar ataupun Client yang bisa ajak kerjasama untuk membuat sebuah aplikasi perdana kami, dan kebetulan kami sudah mendapatkannya untuk membangun sebuah aplikasi di bidang pendidikan, walaupun sampai saat ini aplikasinya baru sebatas prototype. Selain persiapan dan langkah yang saya sudah sebutkan sebelumnya, tentu saya ingin belajar lebih banyak mengenai software house dan apa saja yang terkait di dalamnya.


·        Jangka Menengah

Untuk persiapan jangka menegah, saya dan tim saya mencoba membuah sebuah CV. Tujuannya agar kami mempunyai sebuah lembaga yang berbadan hukum, sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dan keseriusan kami dibidang ini. Untuk nama CV kami sudah mendapatkannya, namun untuk logo, administrasi, dan semacamnya, masih dalam tahap perencanaan.

·        Jangka Panjang ( Goal Akhir )

Untuk rencana jangka panjang, kami membunyai sebuah Goal Akhir, yaitu dapat membuat sebuah Software House besar yang memiliki kantor sendiri, dan dapat membuka sebuah lapangan pekerjaan baru di bidang Teknologi Informasi. Karena menurut saya, banyak  mahasiswa yang berbakat, namun sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Untuk itu kami mempunyai sebuah mimpi dapat membangun sebuah Software House yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


TEKNOLOGI PENGANTAR GAME : KONSEP GAME KARAMBOL

Minggu, 22 Juni 2014

KONSEP GAME
“KARAMBOL”


Pada tugas Softskill yang terakhir ini saya akan mencoba untuk membuat sebuah konsep game, diamana konsep ini terinspirasi dari permainan sederhana yang sudah jarang terlihat akhir – akhir ini. Ya, permainan itu adalah Karambol. Permainan yang dimainkan dengan media papan, dengan beberapa pin yang harus dimainkan. Namun dikonsep permainan yang akan saya buat ini tentu tidak menggunakan papan, saya akan mencoba membuat permainan ini ke dalam perangkat mobile android.

Perkembangan teknologi game saat ini sangat cepat, salah satunya di perangkat mobile. Mungkin itulah salah satunya mengapa permainan konvensional seperti Karambol, monopoli, dan semacamnya sudah jarang kita lihat dimainkan oleh anak – anak saat ini. Itulah salah satu hal yang melatarbelakangi konsep saya dalam membuat game “Karambol” di perangkat mobile. Selain dapat menghilangkan rasa bosan, game ini juga dapat membuat kita bernostalgia.

Recananya, game android ini akan saya buat menggunakan bahasa pemrograman Eclipse, karena selain bahasa pemrogramannya yang terkenal dalam pembuatan game android, juga banyak Source Code yang dapat dijadikan referensi dalam pembuatannya. Untuk desainnya saya sudah membuat sketsanya, gambaran sekilas dari tampilan game Karambol yang akan saya buat ini. Gambarnya kurang lebih seperti di bawah ini.

Gambar 1, Desain Game Karambol

          Game Karambol tersebut masuk ke dalam jenis Arcade, karena bisa dimainkan dengan orang lain atau player lain. Selain tampilan, tentunya game ini juga akan memiliki efek – efek suara yang sebisa mungkin mirip dengan suara asli saat kita memainkannya. Untuk kesulitan dalam pembuatan game ini mungkin membuat animasi – animasi gerakan pin terlihat lebih menarik dengan memberikan efek – efek tertentu.

TEKNOLOGI PENGANTAR GAME : VIRTUAL REALITY

Rabu, 14 Mei 2014
VIRTUAL REALITY



·         Pengertian VR
Virtual reality adalah teknologi yang memungkinkan seseorang melakukan simulasi terhadap suatu objek nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana tiga dimensi (3-D) sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara fisik. Sistem seperti ini dapat digunakan untuk peramu obat, arsitek, pekerja medis, dan bahkan orang awam untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang meniru dunia nyata. Sebagai contoh, pilot dapat menggunakan sistem virtual reality untuk melakukan simulasi penerbangan sebelum melakukan penerbangan yang sesungguhnya.
Ø  Peranti Virtual Reality
Untuk mewujudkan suasana yang menyerupai dunia nyata, virtual reality menggunakan peralatan-peralatan yang dinamakan glove, headset, dan walker. Glove adalah peranti masukan yang dapat menangkap gerakan tangan dan mengirimkan informasi gerakan ke sistem virtual reality. Headset adalah peranti yang berfungsi untuk memonitor gerakan kepala. Selain itu, peranti inilah yang memberikan pandangan lingkungan yang semu kepada pemakai sehingga seolah-olah pemakai melihat dunia nyata. Walker adalah peralatan yang dimaksudkan untuk memantau gerakan kaki. Peralatan ini dapat digunakan untuk mengatur kaki pemakai agar merasakan beban seperti kalau melangkah dalam dunia nyata. Sebagai contoh, kaki akan terasa berat untuk melangkah ketika pemakai sedang menghadapi dunia semu berupa rawa atau medan berlumpur.
Ø  Cara Kerja Virtual Reality
Cara kerja sistem virtual reality pada prinsipnya adalah seperti berikut. Pemakai melihat suatu dunia semu, yang sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis. Melalui perangkat headphone atau speaker, pemakai dapat mendengar suara yang realistis. Melalui headset, glove dan walker, semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolah merasakan sedang berada pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis.
Ø  Konsep dan Perkembangan Virtual Reality
Istilah Realitas maya tidak pasti asalnya. Pengembang realitas maya,Jaron Lanier mengakui bahwa ia menggunakan istilah itu pertama kali dan ada istilah yang terkait digunakan oleh Myron Krueger adalah “kenyataan tiruan“ telah digunakan sejak 1970.Virtual Reality sering digunakan untuk menggambarkan berbagai aplikasi, umumnya terkait dengan mendalam,sangat visual,3D lingkungan.

CAD pengembangan perangkat lunak,akselerasi perangkat keras grafik,kepala-mount display,sarung tangan database dan miniaturisasi telah membantu mempopulerkan gagasan.Dalam buku The Metaphysics of Virtual Reality,Michael R. Heim mengidentifikasi tujuh konsep yang berbeda Virtual Reality yaitu :
§  Simulasi
§  Interaksi
§  Kepalsuan
§  Imersi
§  Tele Presence
§  Seluruh Tubuh Imersi
§  Jaringan Komunikasi

Untuk memasuki Virtual Reality,pengguna mengenakan sarung tangan khusus,earphone,dan kacamata khusus yang terhubung dengan komputer dan sistem yang di dalamnya. Melalui cara ini,setidaknya tiga indera tubuh kita terkontrol oleh komputer. Untuk hasil yang lebih baik,biasanya piranti Virtual Reality ini juga memonitor apa yang dilakukan user. Misalnya kacamata yang mengontrol pergerakkan bola mata pengguna dan meresponnya dengan mengirim masukkan video yang baru. Virtual Reality kadang digunakan untuk menyebut dunia virtual yang disajikan ke dalam komputer,seperti pada berbagai macam game permainan komputer yang kini marak perkembangannya,meskipun hanya berbasis representasi teks,suara dan grafis.
Ø  Syarat yang harus ada dalam VR/VE

§  Gambar/ grafis/ penglihatan 3-D yang nyata menurut perspektif penglihatan pengguna.
§  Kemampuan untuk mendeteksi gerakan-gerakan pengguna, seperti gerakan kepala dan arah bola mata, untuk menyesuaikan grafis yang dihasilkan supaya menyesuaikan perubahan “dunia” 3-Dnya.
·         Keterkatian VR
Virtual Reality sangat erat kaitannya dengan teknologi game, karena dengan game lahVR ini dapat implementasikan dengan jelas dan menarik. Lewat game, Virtual Reality dapat mengubah cara seseorang berinteraksi dan bersosial di masa depan. Namun selain dalam Game, VR juga banyak diimplementasikan di bidang lainnya, seperti militer, untuk simulasi terjun payung, pesawat, dan juga pada bidang lainnya. Teknologi VR ini mempunyai banyak dampak positif, tapi ada juga beberapa dampak negatifnya, seperti dapat mengurangi seseorang dalam berinteraksi secara nyata.
Efek Negatif dan Kekurangan Virtual Reality
Ø  Kekurangan:
§  Isolasi pribadi
§  Kurangnya interaksi dengan dunia nyata dan orang lain
§  Pengangguran meningkat
Ø  Efek Negatif:
§  Orang yang menggunakan virtual reality sering mengalami gangguan yang disebut cybersickness (Haag, Cummings, dan Dawkin, 2000, hal. 294).
§  Penderita akan merasakan ketegangan mata dan bahkan disertai rasa pusing. Kadang-kadang penderita terbawa pada suasana semu yang diciptakan oleh sistem virtual reality walaupun ia telah kembali ke dunia nyata.

·         Contoh game VR
Terdapat berbagai macam game yang saat ini sudah menggunakan teknologi Virtual Reality, beberapa diantaranya adalah seperti contoh di bawah ini :

§  Tennis : Nintendo Wii


§  Project Natal : Xbox


§  Game FPS : Oculus Rift


·         Virtual Reality Changes The World
Ada sebuah istilah yang menyatakan bahwa “Virtual Reality Changes The World”, dan saya setuju dengan pernyataan tersebut. Karena menurut saya, dengan teknologi Virtual Raelity yang ada saat ini, sudah dapat mengubah cara berinteraksi dan bersosial. Mulai dari pertemuan, meeting, kerja, bermain, semuanya dapat dilakukan dengan teknologi VR. Bahkan menurut saya Virtual Reality lebih dari sekedar mengubah dunia, tapi membawa dunia yang baru. Dunia virtual yang dapat memudahkan semua aktifitas manusia, juga dapat mengurangi pola kehidupannya. Maka dari itu, menurut saya, Virtual Raelity merupakan salah satu teknologi paling luar biasa abad ini, yang membawa begitu banyak dampak positif, dan juga terdapat dampak negatifnya.


Sumber :
§  http://fitriansyah76.wordpress.com/2008/12/03/virtual-reality/
§  http://yanceqalam.wordpress.com/2013/10/13/virtual-reality-vr-peg-tek-internet-dan-new-media/
§  http://io9.com/5288859/7-virtual-reality-technologies-that-actually-work
 

by blogonol
Free Fire Pointer Blue Cursors at www.totallyfreecursors.com