Tugas IBD 2

Jumat, 06 April 2012
Hubungan Manusia Dengan Cinta Kasih


          Pada dasarnya manusia di ciptakan sebagai mahluk social, dan tidak bias hidup sendiri. Dari hubungan social antar manusia itulah yang kemudian memunculkan sebuah cinta dan kasih. Dari sinilah dasar antara hubungan manusia dengan cinta kasih. Tapi sebelum kita mengupas hubungannya, ada baiknya kita mengetahui definisi masing-masingnya terlebih dahulu. Untuk itu saya akan sedikit mengulas definisi manusia dan cinta kasih.


·       Manusia

o   Manusia adalah makhluk utama, berarti diantara semua makhluk natural maupun supranatural, manusia memiliki jiwa bebas dan hakikat - hakikat yang mulia.

o   Manusia adalah kemauan bebas. kemauan dalam arti bahwa kemanusiaan telah masuk ke dalam rantai kausalitas sebagai sumber utama yang bebas (alam), sejarah dan masyarakat sepenuhnya bergantung, serta terus menerus melakukan campur tangan dan bertindak atas rangkaian deterministis ini. Dua determinasi eksistensial, kebebasan dan pilihan, telah memberinya suatu kualitas seperti Tuhan.

o   Manusia adalah makhluk yang sadar. Kesadaran yang dimaksud berarti bahwa melalui daya refleksi yang menakjubkan, manusia dapat memahami aktualitas dunia eksternal, menyingkap rahasia yang tersembunyi dari penglihatan, dan mampu menganalisis masing-masing realita dan peristiwa. Manusia tidak hanya tetap tinggal pada permukaan serba-indera dan akibat saja, tetapi mengamati apa yang ada di luar penginderaan dan menyimpulkan penyebab dari akibat. Dengan demikian manusia melewati batas penginderaannya dan memperpanjang ikatan waktunya sampai ke masa lampau dan masa yang akan datang, ke dalam waktu yang tidak didatangkannya secara objektif. Manusia mendapat pegangan yang benar, luas dan dalam atas lingkungannya sendiri


o   Manusia adalah makhluk yang sadar diri. Ini memiliki arti bahwa manusia adalah satu-satunya makhluk hidup yang memiliki pengetahuan atas kehadirannya sendiri. Manusia mampu mempelajari, manganalisis, mengetahui dan menilai dirinya.

o   Manusia adalah makhluk kreatif. Aspek kreatif tingkah lakunya ini memisahkan dirinya secara keseluruhan dari alam, dan menempatkannya di samping Tuhan. Hal ini menyebabkan manusia memiliki kekuatan ajaib/semu /quasi/miracolous yang memberinya kemampuan untuk melewati parameter alami dari eksistensi dirinya, memberinya perluasan dan kedalaman eksistensial yang tak terbatas, dan menempatkannya pada suatu posisi untuk menikmati apa yang belum diberikan alam.

·       ·       Cinta Kasih

Menurut kamus umum bahasa Indonesia  karya W.J.S Poerwa Darminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan, dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasih. Walaupun cinta kasih memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, saebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan kelurga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhanya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ichlas, mengikuti perintahNya, dan berpegang teguh pada syariatNya.

Pengertian tentang cinta dikemukakan  juga oleh Dr. Sarlito W. Sarwono, dikatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu: keterikatan. Keintiman, dan kemesraan.  Yang dimaksud dengan  keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, kalau janji dengan dia harus ditepati. Unsur yang kedua adalah  keintiman  yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada  jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak,  ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan, sayang dan sebagainya.Makan minum dari satu piring, cangkir tanpa rasa risi, pinjam meminjam baju, saling memakai uang tanpa rasa berhutang, tidak saling  menyimpan rahasia  dan lain-lainya. Unsur yang ketiga adalah kemesraan, yaitu adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang,dan seterusnya.

Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah, dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah  adalah cinta kepada  orang tua, anak, saudara, suami / istri dan kerabat. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta, dan tempat tinggal.

Dalam  kehidupan  manusia, cinta menampakan  diri dalam berbagai bentuk kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri, kadang-kadang mencintai orang lain atau juga istri dan anaknya, hartanya, atau Allah dan Rasulnya,berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Qur`an.

·     ·        Hubungan antara Manusia Dengan Cinta Kasih

Bila kita melihat dari bebrapa definisi di atas, kita dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa hubungan diantara manusia dan cinta kasih itu saling berkaitan, karena manusia merupakan mahluk social, dan cinta kasih itulah yang dapat mempermudah manusia dalam berkehidupan sosial. Hubungan ini dapat di contohkan dengan beberapa sikap dan prilaku, seperti :


o   Tanggung Jawab, adalah tindakan yang benar-benar berdasar atas suka rela, oleh karena itu tanggung jawab merupakan penyelenggaraan atas kebutuhan fisik.
o   Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, terutama agar mau membuka dirinya, memperhatikan sebagaimana adanya.
o   Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.
o   Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal digantikan dengan sekedar memanggil nama, atau sebutan lain seperti lain seperti sayang, makan/minum dari satu piring/cangkir, tidak saling menyimpan rahasia, dst.
o   Kemesraan yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kengen apabila jauh atau lama tidak bertemu, ucapan-ucapan yang mengatakan sayang, saling mencium, merangkul, dsb.


















 

by blogonol
Free Fire Pointer Blue Cursors at www.totallyfreecursors.com